STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN DENGAN ISOLASI SOSIAL

STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN
KEPERAWATAN DENGAN ISOLASI SOSIAL

STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN  KEPERAWATAN DENGAN ISOLASI SOSIAL



Hari / Tanggal : Selasa, 13 Mei 2014
Pertemuan`      : 1
SP / Dx 1         : 1
Ruangan          : R. Parkit
Nama Klien     : Tn. H

A.    Proses Keperawatan
1.      Kondisi klien
Ds  : - mengungtkapkan perasaan tidak berguna , penolakan oleh lingkungan
-   Klien mengatakan malas berinteraksi dengan orang lain
Do : a. Tampak menyendiri dalam ruangan
b. Tidak berkomunikasi , menarik diri’
c. Tampak sedih
d. Tidak melakukan kontak mata
e. Tidak mampu membuat keputusan diri dan berinteraksi

2.      Diagnosa Keperawatan     :
Isolasi Sosial Menarik Diri
3.      Tujuan Khusus      :
a.       Klien dapat membina hubungan saling percaya
b.      Klien mampu menyebutkan penyebab menarik diri
c.       Klien dapat menyebutkan keuntungan berhubungan denagn orang lain dan kerugian tidak berhubungan dengan orang lain
4.      Tindakan Keperawatan
a.       Membina Hubungan saling percaya
b.      Mengidentifikasi penyebab isolasi sosial
c.       Berdiskusi dengan pasien tentang keuntungan berinteraksi dengan orang lain
d.      Berdiskusi dengan pasien tentang kerugian jika tidak berinteraksi dengan orang lain


B.     Strategi komunikasi
1.      Salam terapeutik
Selamat pagi bapak , nama saya Ria Septi Handayani . Nama panggilan saya Ria , saya mahasiswa Keperawatan Poltekkes Malang . Saya  yang akan merawat Bapak selama 2 minggu ini . Kalau boleh tau nama bapak siapa ? Suka di panggil apa ?
2.      Evaluasi / Validasi
Bagaimana perasaan bapak hari ini ? Tidurnya semalam bagaimana ?
3.      Kontrak
·         Topik : Senaang ya bisa berkenalan dengan bapak hari ini , bagaiaman kalau kita berbincang – bincang untuk lebih saling mengenal sekaligus agar bapak mampu menyebutkan penyebab menarik diri bapak dan mengetahui keuntungan serta kerugian berinteraksi dengan orang lain?
·         Waktu : “ Berapa lama bapak mau berbincang – bincang dengan saya , 20 menit cukup “ ?
·         Tempat : “ Diman abapak mau berbincang – bincang ? Disini saja atau di ruangan ini ? “
4.      Fase Kerja
“ Bapak siapa saja yang tinggal serumah dengan bapak ? siapa orang yang paling dengan bapak di rumah ? Kalau di ruangan Parkit siapa orang yanng paling dekat dengn bapak ? Apa yang membuat bapak suka dekat dengan orang tersebut ? Kalau di rumah orang yang tidak dekat dengan bapak siapa? Kalau disini ? Apa yang membuat bapak tidak dekat dengan porang tersebut ? Apa saja yang bapak rasakan selama di rawat di ruang Parkit ini ? Bapak merasa sendirian ? tadi bbapak dekat dengan . . . .  Apa saja kegiatan yang bapak l;akukan dengan teman bapak ? Nah , apa yang menjadi hambatan bapak dalam berteman ? dan mengobrol dengan pasiern lain ? Bagus, bapak sudah mengutarakan perasaan bapak, sehingga saya tau apa yang menjadi penyebab menarik diri bapak . “
“   Menurut bapak apa saja keuntungan kita mempunyai teman ? Wah, benar sekali, Kalau kerugian  kita tidak punya teman apa ya bapak ? iya , apa lagi ? jadi banyak juga kerugiannya tidak punya teman ya ? kalau begitu bapak ingin belajar bergaul dengan orang lain ? bagaimana kalau sekarang kita  belajar berkenalan dengan orang lain .
“ Begini pak, berkenalan dengan orang lain itu , kita sebutkan dulu dan panggilan yang kita suka. Contohnya , Nama saya Ria Septi Handayani , sering di panggil Ria, selanjutnya bapak menanyakan orang yang di ajak berkenalan. Contohnya , nama suster siapa ? senang di panggil siapa ?
“  Ayo bapak di coba dengan saya, seperti yang di ajarkan tadi ya pak , Ya bagus sekali , coba sekali lg ya bapak ! Bagus, bapak sudah bisa . Kalau bapak sudah bisa berkenalan nanti bapak bisa melanjutkan percakapan tentang hal – hal lain yang menyenanngkan misalnya , tentang hobi , tentang keluarga , tentang pekerjaan . dsb.
5.      Terminasi 
·         Evaluasi Subyektif            :
Bagaimana perasaan bapak setelah kita latihan berkenalan tadi ? Bapak tadi sudah bagus sekali dalam mempraktekkannya .
·         Evaluasi Obyektif             :
Coba bapak peragakan kembali bagaimana cara berkenalan ?
·         Rencana Tindak Lanjut
Setelah kita selesai berbincang – bincang , pelajari apa yang sudah saya ajari ke Bapak ya ? Agar bapak lebih siap berkenalan dengan orang lain  
·         Kontrak Yang Akan Datang
-  Topik : Bapak , cukup sampai disini dulu ya cakap – cakapnya ? kita ketemu besok ya ? Dengan cara berinteraksi dengan orang lain secara bertahap.
-  Waktu : Jam 09.00 ya Bapak ? 20 menit seperti saat ini , bagaimana ?
-  Tempat : Nanti bincang – bincangnya disini saja bagaimana ? Baiklah sampai jumpa besok pak .


Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN DENGAN ISOLASI SOSIAL"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel